Terungkap! Ini Daftar Saham 9 Naga di Indonesia, Ada Perusahaan Besar Apa Saja? – Trend Updates

Terungkap! Ini Daftar Saham 9 Naga di Indonesia, Ada Perusahaan Besar Apa Saja?

Saham 9 Naga
source : shutterstock

Istilah 9 Naga di Indonesia merujuk pada sekelompok pengusaha besar keturunan Tionghoa yang memiliki pengaruh signifikan dalam perekonomian nasional. Meski istilah ini tidak resmi dan lebih banyak digunakan dalam percakapan masyarakat, para pengusaha yang disebut sebagai 9 Naga ini memiliki kekuatan ekonomi yang tidak bisa diremehkan, terutama karena kepemilikan mereka dalam berbagai perusahaan besar yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Meskipun daftar pasti siapa saja yang termasuk dalam 9 Naga tidak pernah diumumkan secara resmi, beberapa nama pengusaha besar sering kali muncul dalam berbagai pencarian dan diskusi publik. Berikut ini adalah beberapa pengusaha yang sering dirujuk sebagai bagian dari 9 Naga beserta emiten-emiten mereka yang telah melantai di BEI.

1. Robert dan Bambang Hartono (Djarum Group)

Robert dan Bambang Hartono adalah pemilik Djarum Group, salah satu perusahaan tembakau terbesar di Indonesia. Selain berbisnis di sektor tembakau, Djarum juga memiliki sejumlah perusahaan di berbagai sektor. Salah satu perusahaan terbesar yang dimiliki Djarum adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), bank swasta terbesar di Indonesia dengan kapitalisasi pasar yang juga terbesar di bursa saham. Selain BBCA, Djarum juga merupakan induk usaha dari PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), perusahaan e-commerce yang dikenal dengan nama Blibli.

2. Edwin Soeryadjaya

Edwin Soeryadjaya merupakan salah satu pendiri PT Astra International Tbk (ASII), sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari otomotif hingga jasa keuangan. Edwin juga dikenal sebagai pendiri PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) bersama dengan Sandiaga Uno. Saratoga adalah perusahaan investasi yang memiliki portofolio luas, termasuk di sektor energi, infrastruktur, dan konsumer.

3. James Riady (Lippo Group)

James Riady, putra dari Mochtar Riady, saat ini memimpin Lippo Group, sebuah konglomerasi besar yang beroperasi di berbagai sektor, terutama properti dan real estate. Beberapa perusahaan di bawah Lippo Group yang telah melantai di BEI antara lain PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), PT First Media Tbk (KBLV), dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF).

4. Anthoni Salim (Salim Group)

Salim Group, yang dipimpin oleh Anthoni Salim, merupakan salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia dengan bisnis yang mencakup berbagai sektor. Dua perusahaan paling terkenal di bawah Salim Group adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Indofood adalah produsen makanan terbesar di Indonesia, yang produknya dikenal luas di seluruh dunia.

5. Dato Sri Tahir (Mayapada Group)

Dato Sri Tahir adalah pendiri Mayapada Group, yang memiliki jaringan bisnis di sektor perbankan dan kesehatan. Beberapa perusahaan di bawah Mayapada Group yang terdaftar di BEI antara lain PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) dan PT Sejahtera Anugrahjaya Tbk (SRAJ).

6. Tomy Winata (Artha Graha Group)

Tomy Winata adalah pemilik Artha Graha Group, yang bergerak di berbagai sektor, termasuk perbankan, properti, dan infrastruktur. Salah satu perusahaan di bawah naungan Artha Graha yang telah terdaftar di BEI adalah PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC).

Para konglomerat ini memiliki pengaruh besar dalam dunia bisnis Indonesia, dan saham-saham mereka di BEI menjadi salah satu indikator penting bagi para investor. Meski tidak ada definisi resmi tentang siapa saja yang termasuk dalam “9 Naga,” nama-nama ini telah dikenal luas dan menjadi bagian penting dari perekonomian Indonesia.