
PT MD Entertainment Tbk (FILM) baru saja mengumumkan rencana strategis mereka untuk mengakuisisi 80,05 persen saham PT Net Visi Media Tbk (NETV) dengan nilai transaksi mencapai Rp1,65 triliun. Jika akuisisi ini berhasil, FILM akan menjadi pemegang saham pengendali baru di NETV, sebuah langkah yang diharapkan dapat memperkuat posisi FILM di sektor media dan hiburan.
Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Kamis (29/8/2024), Corporate Secretary FILM, Fidela Hasworini, menyatakan bahwa transaksi ini akan mengubah dinamika kepemilikan NETV. “Penyelesaian rencana transaksi material ini akan menyebabkan perseroan menjadi pengendali baru NETV, mengingat perseroan akan memiliki lebih dari 50 persen saham di NETV,” ujar Fidela. Langkah ini menunjukkan komitmen FILM untuk memperluas jangkauan bisnisnya, dengan mengambil kendali penuh atas NETV.
Untuk merealisasikan transaksi ini, NETV akan menerbitkan sekitar 25,2 miliar saham baru yang akan dibeli oleh FILM. Saham baru tersebut akan bernilai nominal Rp50 per lembar, dengan rincian 13,24 juta saham seri baru yang merupakan hasil konversi surat utang senilai Rp661,95 miliar dan 11,98 juta saham seri baru yang akan dibayar tunai senilai Rp599,1 miliar. Secara keseluruhan, transaksi ini akan mewakili 60,98 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor di NETV, dengan total nilai pembelian mencapai Rp1,26 triliun.
Tidak hanya itu, FILM juga berencana membeli saham NETV dari tiga pemegang saham utama lainnya, yaitu PT Teladan Investama (TI), PT Indika Inti Holo (IIH), dan PT Sinergi Lintas Media (SLM). Saham-saham ini akan dibeli dengan nilai nominal Rp200 per saham, yang mewakili 19,07 persen kepemilikan, dengan total transaksi senilai Rp394 miliar.
Untuk membiayai akuisisi ini, FILM akan menggelar private placement dengan nilai total Rp1,65 triliun. Dana ini sebagian besar akan diserap oleh PT Permata Surya Gitatama (PSG) dan PT Teladan Investama (TI) yang akan membeli saham baru dari private placement senilai Rp661,95 miliar, yang didanai melalui konversi utang.
Fidela menekankan bahwa akuisisi ini tidak hanya akan memperkuat posisi FILM di industri, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi NETV. Dengan akses ke kapabilitas produksi FILM, NETV akan semakin kompetitif dalam menyediakan konten berkualitas di saluran distribusi televisi. “Perseroan memiliki rekam jejak produksi konten-konten televisi yang sukses. Dengan transaksi ini, NETV akan mendapatkan akses kepada kapabilitas produksi perseroan yang akan membuat NETV semakin kompetitif,” ujar Fidela.
Rencana akuisisi ini diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi kedua perusahaan, terutama dalam pengembangan bisnis dan peningkatan akses ke saluran distribusi yang lebih luas. Ini adalah langkah besar bagi FILM dalam mengonsolidasikan kekuatan mereka di sektor media dan hiburan di Indonesia.