5 Tips Membangun Ikatan Emosional Dengan Pasangan Untuk Hubungan Yang Harmonis – Trend Updates

5 Tips Membangun Ikatan Emosional Dengan Pasangan Untuk Hubungan Yang Harmonis

Ikatan Emosional
source : getty images

Dalam sebuah hubungan, penting bagi pasangan untuk memiliki kedekatan emosional. Tanpa ikatan emosional yang kuat, hubungan bisa memudar dan kehilangan makna.

Sebaliknya, ikatan emosional yang kuat membuat cinta terus tumbuh dan berkembang. Pasangan juga akan lebih mudah saling memahami, sehingga bisa menghindari drama saat menghadapi masalah.

Untuk memperkuat ikatan emosional, mulailah belajar mengekspresikan rasa cinta dan sayang kepada pasangan. Setiap orang memiliki caranya sendiri dalam mengungkapkan kasih sayangnya.

Ungkapan kasih sayang bisa berupa meluangkan waktu untuk liburan bersama, memberikan bunga dan coklat, hingga membelikan kesukaan pasangan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah tips untuk membangun ikatan emosional dengan pasangan.

1. Mampu Menjadi Pendengar yang Baik

Salah satu cara membangun kedekatan emosional dengan pasangan adalah menjadi pendengar yang baik. Tidak hanya satu pihak, namun keduanya.

Sebab, tidak semua orang mau mendengarkan cerita orang lain termasuk juga pasangan. Dengan mendengarkan ceritanya, pasangan akan lebih merasa dihargai dan dianggap ada.

Namun untuk jadi pendengar yang baik, jangan menghakimi dan membandingkan kisahnya dengan kisahmu.

Dikutip dari Psychology Today, seorang Psikolog bernama Carl Rogers menyatakan mendengarkan secara mendalam adalah inti dari setiap hubungan yang sehat. Pendengar yang baik akan menahan diri untuk tidak menghakimi serta menyediakan ruang yang aman dan damai.

Dengan sikap ini, pihak yang didengarkan akan cenderung lebih terbuka dan tidak defensif.

2. Luangkan Waktu untuk Mengobrol

Komunikasi adalah kunci dari sebuah hubungan. Karenanya, setiap pasangan memiliki gaya dan cara berkomunikasi yang berbeda-beda.

Bagi mereka yang sudah menemukan caranya, komunikasi secara intens mampu mempererat kedekatan emosional dengan pasangan. Hal ini juga tidak disadari oleh kedua belah pihak

Meluangkan waktu untuk mengobrol hal receh, sederhana, hingga deep talk perihal kehidupan dan sebagainya itu perlu. Sebab, kita tidak pernah bisa membaca pikiran pasangan, tidak mengerti jelas apa yang diinginkan, dibutuhkan, dirasakan, dan tidak disukai pasangan.

Jika itu semua tidak dibicarakan, maka hanya akan ada kesalahpahaman di dalam hubungan.

Melalui banyaknya obrolan yang terjadi, rasa nyaman untuk berbagi, kejujuran, dan rasa percaya akan semakin tinggi. Pernah ada yang mengalami, hanya dengan bertatap muka tetapi saling mengerti apa yang dipikirkan hingga tertawa bersama? Di momen itulah kedekatan emosional telah terbentuk.

3. Ingat dan Pahami Hal Kecil tentang Pasangan

Hal-hal kecil seperti kesukaan, tanggal ulang tahun, tanggal anniversary merupakan hal yang seringkali dianggap sepele. Padahal, memori-memori yang dianggap sepele ini akan berdampak pada kedekatan emosional dengan pasangan.

Misalnya, momen ketika kamu ‘menembak’ atau menyatakan cinta dengan pasangan. Core memory ini tentunya dapat merekatkan hubungan asmara dengan pasangan.

4. Sering Lakukan Kontak Mata

Siapa yang suka ngobrol atau melakukan sesuatu sama pasangan tetapi lupa melakukan kontak mata? Kontak mata menjadi elemen yang cukup penting dalam menjalin kedekatan emosional dengan pasangan.

Perlu diketahui, kontak mata mampu berperan sebagai alat untuk menjalin keintiman, empati, menghubungkan keadaan emosional, dan menciptakan ikatan antar pasangan.

5. Ekspresikan Rasa Sayang

Jurus terakhir agar kamu semakin ‘nempel’ dengan si dia yaitu mengekspresikan rasa kasih sayang. Kasih sayang pun bisa diekspresikan lewat berbagai cara, tergantung dari masing-masing orang.

Supaya rasa cinta dan sayang sampai di hati pasangan, maka perlu memahami dulu love language pasangan. Ada 5 tipe, yaitu acts of service, words of affirmation, physical touch, receiving gift, atau quality time. Jika si dia adalah tipe receiving gift, cobalah lebih sering memberikan hadiah.