
Istilah babi dalam dunia kuliner tidak hanya terbatas pada “pig” atau “pork”. Muslim perlu mengenal istilah lain untuk menghindari kekeliruan. Berikut adalah 10 istilah yang populer.
Mengonsumsi babi dan olahannya jelas haram bagi muslim, sebagaimana disebutkan dalam beberapa surah Alquran.
Salah satunya adalah Surah Al-An’am Ayat 145:
قُلْ لَّآ اَجِدُ فِيْ مَآ اُوْحِيَ اِلَيَّ مُحَرَّمًا عَلٰى طَاعِمٍ يَّطْعَمُهٗٓ اِلَّآ اَنْ يَّكُوْنَ مَيْتَةً اَوْ دَمًا مَّسْفُوْحًا اَوْ لَحْمَ خِنْزِيْرٍ فَاِنَّهٗ رِجْسٌ …
Artinya: Katakanlah, “Tidak kudapati di dalam apa yang diwahyukan kepadaku sesuatu yang diharamkan memakannya bagi yang ingin memakannya, kecuali (daging) hewan yang mati (bangkai), darah yang mengalir, daging babi karena ia najis…
Menghindari konsumsi babi bukan hal sulit saat sedang di Indonesia atau negara berpenduduk mayoritas muslim. Sebab biasanya keterangan “nonhalal” akan disematkan untuk makanan yang mengandung babi agar tidak mengecoh muslim.
Namun lain halnya ketika ke luar negeri atau sebuah kawasan dimana jarang penduduk muslim. Bisa jadi penduduknya tak mengetahui kalau muslim haram makan babi. Alhasil potensi muslim makan babi semakin besar.
Agar tidak salah, ada baiknya mengetahui daftar istilah babi dan nama olahan makanannya yang populer. Mengutip Instagram aishamaharani dan halalcorner (14/7/2024), ini 10 di antaranya:
1. Pig
Istilah “pig” adalah salah satu yang paling umum. Pig merujuk pada seekor babi muda yang memiliki berat kurang dari 50 kilogram.
2. Pork
Jika sudah masuk dalam dunia masakan, daging babi biasanya disebut “pork”. Hindari jika ada keterangan ini dalam buku menu.
3. Bak
Dalam hidangan China, ada “bak” yang juga banyak dikonsumsi. “Bak” berarti daging babi. Kalau “bakkwa” yang populer di Singapura adalah dendeng babi.
4. Hog
Jika “pig” untuk babi muda yang beratnya kurang dari 50 kilogram, maka “hog” adalah istilah babi dewasa yang beratnya sudah lewat dari 50 kilogram.
5. Dwaeji
Bagi penggemar makanan Korea harus waspada karena banyak yang mengandung babi. Salah satunya ditandai dari istilah “dwaeji” yang berarti babi.
6. Lard
Sering dijumpai di restoran keterangan “No Pork No Lard”. Istilah “lard” sebenarnya mengacu pada lemak babi yang digunakan untuk membuat minyak masak, kue, hingga sabun.
7. Bacon
Membicarakan olahan daging babi, banyak orang tahu “bacon”. Istilah ini sebenarnya untuk daging hewan yang diasapi, tapi yang utama beredar di pasaran berbahan daging babi. Meski ada juga bacon yang terbuat dari daging ayam atau sapi.
8. Ham
Bentuknya berupa lembaran daging tipis, inilah “ham” yang merupakan daging pada bagian paha sapi. Muslim jelas harus menghindari produk makanan mengandung ham.
9. Sow milk
Siapa sangka produk susu babi juga ada di pasaran. Produk ini dipasarkan dalam nama “sow milk”.
10. Tonkatsu
Dalam menu Jepang kerap ditemui istilah “tonkatsu”. Artinya merupakan daging babi yang digoreng dengan tepung panir.